• 8

    May

    Yes or No

    Rencananya akhir pekan ini ada acara Touring to Pangandaran yang dilaksanakan oleh kantor suamiku. Seperti tahun-tahun sebelumnya,tahun ini pun para karyawannya sepakat untuk mengadakan touring ke Pangandaran lagi. Sebenarnya touring yang selalu ada setiap setahun sekali ini udah kayak family gathering. Kebanyakan bawa keluarganya masing-masing. Ada yang ikut naik motor ada juga yang bawa kendaraan sendiri. Disana udah disediakan penginapan tapi kalau ada yang ingin memiliki privacy sendiri bisa juga sewa tempat untuk masih-masing keluarganya. Acaranya seru itu juga yang membuat aku ingin selalu ikut disamping bisa silaturahmi dengan keluarga lainnya. Biasanya yang ikut bisa sampai 60 motor,belum yang bawa mobil. Dan tahun ini akupun melakukan persiapan-persiapan standar seperti : 1. Helm
  • 31

    Mar

    Pertanda apakah....????

    Bismillaahi majreha wamursaahaa inna robbii Laghafuururrohiim Sebelum naik kendaraan aku sekeluarga selalu membacakan doa ini. Begitu pula jika aku berangkat sendiri dengan naik motor. Dengan membaca doa terlebih dahulu aku berharap selama di perjalanan aku senantiasa diberi keselamatan. Sebenarnya untuk menulis postingan ini telah melewati perenungan selama 3 H 3 malam *lebay*. Kejadian ini adalah aib ! dan aku dengan kepercayaan diri yang luar biasa menceritakan aib ini dengan alasan agar para pengendara motor bisa mengambil hikmah dari kejadian yang menimpaku.*oke yang ini benar-benar lebay* Sebelumnya aku mau bercerita terlebih dahulu awal mula aku bisa memakai motor,kalau mobil terus terang sampai sekarang aku tidak mempunyai keberanian. Pernah satu kali diajarin sama suam
  • 9

    Mar

    Perjuangan di masa-masa kehamilan

    Cerita ini bermula ketika gw menikah pada tanggal 2-2-2002,pada saat gw bersama suami merencanakan pernikahan, kami berkomitmen untuk menunda kehamilan paling lama 1 tahunan ,alasan kami pada saat itu pertama karena pengen puas-puasin berdua,kedua karena kami berpendapat kalau kita sudah mempunyai anak berarti terlebih dahulu kita harus siap secara materi, setidaknya kita sudah punya rumah sendiri. Jadilah gw selama 1 tahun menunda kehamilan. Setelah 1 tahun, gw sama suami merasa sudah siap untuk mempunyai anak,mulailah kami program mempunyai momongan. Tapi tunggu punya tunggu,hari berganti,bulan berganti apa yang gw idamkan belum terwujud,setiap bulan penantian itu selalu ada,mulai deh gw harap-harap cemas. Tau dong bagaimana rasanya penantian itu,apalagi posisi perempuan yang terkada
-

Author

Follow Me

Search

Recent Post