Best memories

4 Jul 2012

Liburan sekolah telah tiba,walaupun liburan kali ini dirasa sangat pendek (2 minggu) sangat berbeda jauh dengan jaman aku dulu sekolah,dimana liburan kenaikan kelas biasanya bisa mencapai 40 hari. Tapi walaupun begitu,aku sekeluarga berusaha memanfaatkan waktu untuk liburan bersama keluarga di sela-sela kesibukan papahnya Rafi.

Seperti yang sudah aku ceritakan di postinganku sebelumnya,papahnya Rafi cuti selama 4 hari plus libur sabtu-minggu jadi libur selama 6 hari,cukuplah untuk kita bisa memanfaatkan waktu bersama keluarga.

Liburan kali ini aku sekeluarga diajak oleh tetangga yang rumahnya bersebelahan dengan rumahku,mereka dengan baik hati mengajak kami sekeluarga berlibur ke kampung halaman suaminya di daerah Cikalong - Tasikmalaya. Kebetulan aku dan suami gak punya kampung halaman,selama kami menikah belum pernah merasakan sensasi mudik ke kampung halaman. Dua-duanya orang Bandung asli makanya ketika hari raya idul fitri kami bisa jadi satpam komplek dadakan.hihihi.

Hari kamis pagi sekitar jam 8 kami berangkat dari Bandung,katanya perjalanan kesana sekitar 5-6 jam melewati kota Tasikmalaya,sayangnya di kota Tasik kami terjebak kemacetan kampanye pemilihan walikota Tasik. Sekitar jam 12.30 kami berhenti dahulu untuk sholat dzuhur di daerah Sukaraja Tasik. Sambil istirahat kami duduk-duduk di sekitar mesjid yang sangat adem. Kami berencana makan siang di sekitar daerah Pamayan,tempat makan di pinggir pantai selatan dengan menu ikan laut bakar. Sebuah perjalanan panjang yang jarang kami alami,jalannya bulak-belok seperti halnya jalan-jalan lain kalau mau menuju daerah pantai.

Sekitar jam 4 sore kami sampai di tujuan,sambutan hangat menyapa kami sekeluarga. Disana hanya tinggal berdua orangtuanya saja,semua putera-puterinya tinggal di Bandung,Jakarta dan Garut. Diajak tinggal bareng putera-puterinya pun mereka gak mau katanya siapa yang akan mengurus sawah dan kebun kelapa.

Penerimaan yang ramah dan hangat membuat kami tidak canggung dan berasa memiliki keluarga baru. Datang-datang kakeknya membuatkan gawang sepakbola. Anak-anak langsung bermain bola di halaman rumahnya yang luas.

Karena anak-anak sudah gak sabar untuk bermain air,pada sore itu juga kami berjalan menyusuri sawah menuju laut yang tidak begitu jauh dari rumah. Karena sudah sore kami hanya bermain air di sekitar muara sungai.

numpang narsis yaaa......

numpang narsis yaaa……

*ups …apa yg dilakukan Rafi di foto sebelah kanan sbg bentuk pencemaran sawah,jgn ditiru yaaa…..hihihi*

Esok harinya pagi-pagi sekali kami bermain lagi di pantai,anak-anak bermain sepuasnya,emak-emaknya seperti biasa narsis padahal kami belum mandi lho.hihihi. Bermain pasir,berenang di pantai dan sok romantis-romantisan membuat bentuk hati dan saling bergantian kami berfoto disana.*ssttaku gak upload fotonya malu*.. hihihi. Sungguh satu momen yang amat berkesan dan gak akan kami lupakan.

Belum puas bermain di pantai,setelah sholat jumat kami menuju pantai Karangtawulan dan pantai Cimanuk,pemandangannya sangat indah ,mengingatkan kami akan uluwatu Bali. Sebenarnya banyak sekali tempat wisata indah yang belum banyak terjamah,mungkin karena promosinya yang kurang ataupun lokasinya yang cukup jauh. Sepanjang daerah Cikalong Tasik ini pantai-pantai di sekitar sini relatif masih sepi pengunjung. Makanya kami merasa pantai adalah milik kami aja,sangat berbeda jauh dengan pantai Pangandaran ketika liburan seperti ini bisa sesak oleh pengunjung. Padahal keindahannya gak kalah dengan pantai-pantai yang sudah terkenal.

Malamnya bakar ikan laut,aku sebenarnya kurang begitu suka dengan ikan laut, anyirnya itu yang gak aku suka. Tapi pada malam itu ikannya gak ada bau anyir-anyir dan aku baru merasakan ternyata ikan laut itu enak juga.

Walaupun makan hanya beralaskan daun pisang tapi rasanya nikmaaat banget….

Oh ya liburan ini bener-bener liburan,terutama bagi suamiku yang biasanya bunyi telepon atau sms gak pernah berhenti,tapi kali ini semuanya sepi dari bunyi telepon ! disana gak ada sinyal sama sekali ! baru kali ini aku datang ke daerah yang gak ada sinyalnya. Kami dapat-dapat sinyal ketika berada di pantai Karangtawulan,mungkin karena daerahnya yang tinggi dan disana ada 3 menara pemancar.

Keesokan harinya pagi-pagi sekitar jam 7 kami menuju pantai Pangandaran yang ditempuh dengan waktu 2,5 jam. Sebenarnya sih bisa lebih cepat kalau saja jalannya bagus,sayangnya jalan daerah Tasiknya masih dalam perbaikan,kalau sudah masuk ke daerah Ciamisnya sih jalannya udah bagus. Perjalanan menyusuri pantai selatan ini sangat indah sekali,tadinya mau ke Batu Karas tapi karena Pangandaran masih jadi favorite dan bisa belanja baju-baju pantai,akhirnya kami memutuskan untuk ke Pangandaran saja. Sayangnya sampai sana sudah terlalu siang,mataharinya sudah terik dan kami masih gak rela kalau anak-anak harus gosong karena bermain di pantai disaat matahari sudah menyengat.

Disana kami memutuskan untuk naik perahu menuju lokasi wisata pasir putih,wisata laut,batu buaya,batu layar dan cagar alam. Di cagar alam ada satu goa dibawahnya ada mata air yang konon katanya jika kita mencuci muka memakai air tersebut niscaya akan awet muda,kalau yang seperti ini sih dikembalikan pada kepercayaan masing-masing orang.

Setelah makan siang dan belanja-belanja,kami sekeluarga memisahkan diri untuk pulang terlebih dahulu. Hanya karena satu alasan yang meleset,suamiku mengira kalau final Euro 2012 pada tanggal 1 Juli dini hari berarti malam minggu atau minggu dini hari. Tapi ternyata ketika di perjalanan bbm an dengan keponakanku untuk nobar ,final Euro ternyata pada tanggal 2 Juli !! gondok banget deehtau gitu kami kan bisa menginap dulu di Pangandaran,dan bisa menikmati sunset ataupun sunrise disana. Tapi karena sudah terlanjur perjalanan pulang kami hanya bisa gigit jari dan ketawa-ketawa akan kesalahpahaman informasi ini.

Perjalanan Pangandaran-Bandung yang biasanya ditempuh dengan waktu 6 jam,kali ini bisa mencapai 8 jam,macet di daerah Gentong Tasik akibat 2 truk yang mogok.

Sampai rumah jam 11 malam,capenyaaa..tapi keletihan ini terobati oleh kesenangan dan kebahagiaan karena bisa berlibur dengan keluarga tetanggaku yang baik hati itu. Terimakasih liburannya yaaa..ibu Euis dan Pak Wahyuuuu.

Ini dia keluarga tetanggaku


TAGS


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post