Pertanda apakah….????

31 Mar 2012

Bismillaahi majreha wamursaahaa inna robbii

Laghafuururrohiim


Sebelum naik kendaraan aku sekeluarga selalu membacakan doa ini. Begitu pula jika aku berangkat sendiri dengan naik motor. Dengan membaca doa terlebih dahulu aku berharap selama di perjalanan aku senantiasa diberi keselamatan.

Sebenarnya untuk menulis postingan ini telah melewati perenungan selama 3 H 3 malam *lebay*. Kejadian ini adalah aib ! dan aku dengan kepercayaan diri yang luar biasa menceritakan aib ini dengan alasan agar para pengendara motor bisa mengambil hikmah dari kejadian yang menimpaku.*oke yang ini benar-benar lebay*


Sebelumnya aku mau bercerita terlebih dahulu awal mula aku bisa memakai motor,kalau mobil terus terang sampai sekarang aku tidak mempunyai keberanian. Pernah satu kali diajarin sama suami walaupun belajar di tengah lapang,tapi rasanya hati tak kuasa untuk menginjak pedal gas,yang ada dipikiran hanya ketakutan. Gak tau deh rasanya kalau pakai mobil aku mikirnya tanggung jawabnya lebih besar,takut mobilnya rusak dan penyot ! terus kalau rusak harus ada pengeluaran lebih deh ! hihihi.pemikiran dangkal seorang ibu rumah tangga.

Tapi tidak demikian dengan motor,aku punya semangat lebih untuk bisa. Dan rasa takut pun tidak terlalu besar, aku cuma berpikir

yakalau jatuh paling gw yang baret-baret

Pertama kali belajar motor ketika Rafi mulai masuk Playgroup. Aku berpikir aku HARUS BISA karena jarak dari rumah ke sekolah Rafi jika berjalan kaki lumayan bikin kaki pegal. Dimulai dari muter-muter di dalam kompleks di pagi buta,sengaja mengambil jam ini untuk menghindari dari keramaian dan perasaan malu dari tetangga karena dengan umur yang terbilang tidak muda lagi aku baru memulai belajar motor. Oh ya pertama kali belajar aku pakai motor yang ada giginya,*karena aku gak punya motor matic sih* hihihi

3 kali muter-muter aku sudah berani ke sekolah Rafi sendirian. Karena merasa SUDAH BISA aku memberanikan diri keluar kompleks dan melewati jalan raya disaat suami dan anak sedang tidur siang. Mereka tidak tahu aku pergi sendirian. Tujuanku adalah METRO nama daerah di Margahayu yang jaraknya dari rumah kurang lebih mungkin 5 km. Perginya Alhamdulillah aman tidak ada kejadian apa-apa tapi disaat pulang ketika belok menuju jalan rayanya, aku belok terlalu pinggir yang ternyata disitu ada batu besar,alhasil aku jatuh dengan posisi kaki tertindih motor. Untung disitu ada tukang becak yang menolong tapi kok ketika jalan kakiku sakit ya ? ternyata pergelangan kakiku terkilir. Akhirnya aku telepon suami dan minta dijemput.

Peristiwa itu tidak membuat aku kapok tapi justru aku lebih berani lagi ke tempat-tempat yang lebih jauh,terlebih lagi ketika aku bekerja lagi setiap hari aku mengendarai motor dan Alhamdulillah tidak ada kejadian apa-apa.

Karena mengingat motor lamaku yg memang sudah terlalu tua,aku dan suami memutuskan untuk menjual motor kesayanganku dan diganti dengan motor matic. Seminggu pertama memakai motor matic ada kejadian aku terjatuh dari motor yang lumayan keras. Mungkin karena masih beradaptasi dengan motor baru yang tadinya memakai motor gigi sekarang dengan motor matic. Beruntungnya lagi aku sedang sendirian dan tidak membonceng Rafi. Kesalahannya sangat tidak elite

.aku lupa mengembalikan standar motor ke posisinya semula ketika dalam posisi start

*oke ini adalah 100% keteledoranku*

Alhasil ketika belok ke kiri aku oleng dan terjerembablah aku dengan posisi tertindih motor ! lagi-lagi aku terkilir dengan luka-luka yang lumayan,baret sana sini,baju sobek dan yang lebih parah kaca lampu motor pecah,motornya pun baret !! huahuahua..itu yang paling bikin aku sedih..

Semenjak itu aku lebih berhati-hati lagi,ketika akan berangkat aku perhatikan posisi standar sip sudah.lampusip sudah nyala,SIM dan STNK sudah ada di dompet,jaket sudah,sarung tangan dan kaos kaki sudah,tapikok ada yang kurang ya??

Rafiiii..tolong ambilin helm mamah ya ! hihihi.

dan Rafi pu cuma bisa ngomel

kebiasaan deh mamah suka ada yang lupa aja

*ssttpernah malah satu kali sudah berangkat kira-kira jarak 10 meter aku balik lagi ke rumah karena lupa pakai helm.hihihi.bener-bener parah nih penyakit lupaku

2 bulan berikutnya ketika aku sedang ke BIP (Bandung Indah Plaza) dan sendirian,ketika pulangnya pas di lampu merah,kebiasaan buruk para pengendara motor dan ini sebenarnya hal yang tidak patut ditiru,motor selalu mencari celah-celah diantara para mobil untuk bisa maju dan berada di barisan depan. Dan itu aku lakukan,tapi naasnya disaat itu aku mengambil posisi di pinggiran ruas jalan mendekati trotoar,karena terlalu sempit aku tiba-tiba hilang keseimbangan dan bruuukk !!! jatuh lagilah aku ke pinggiran trotoar dengan korban spion motorku patah !

Semua mata tertuju padaku,aku berusaha menutupi wajahku dari balik helm dan kalau bisa ingin aku bersembunyi didalam bagasi motor..!! sumpah rasa sakit dan korban spion patah sih tidak aku hiraukan yang ada rasa malu yang luar biasa. Lalu secara tiba-tiba datanglah dua cowok keren ala-ala bintang korea,polteng saiful bahri lewatlah,dengan gaya super hero layaknya seperti iklan Axis mereka menolongku dan menuntunku ke atas trotoar sambil mengatakan

tidak apa-apa kan tante? what tante.???? Maksud loe.???

Dua musibah yang menimpaku membuat suami mengeluarkan nasehat-nasehatnya,tips dan trik mengendarai motor pun dia keluarkan dan aku hanya manggut-manggut sambil nyengir karena menahan sakit. Hihihi.*isteri durhaka*

Dan breaking news lagi kemarin ini lagi dan lagi aku jatuh dari motor !! yang ini coba tolong teman-teman analisa,apakah kesalahanku atau bukan ?

Kejadian ini ketika sedang enak-enaknya melaju dengan kecepatan 50 km/jam dari kejauhan terlihat ada laki-laki setengah baya dengan 4 anak,entah anaknya atau bukan,yang 3 anak sekitar SD an dan yang satunya anak kecil sekitar 4 tahunan dengan posisi yang menurutku salah, si anak yang paling kecil ini berada di posisi paling kiri sedangkan laki-laki dewasa itu berada di posisi paling kanan. Anak ini tidak ada yang megang sama sekali. Melihat itu aku menurunkan kecepatan dan tadinya mempersilahkan mereka untuk menyeberang,tapi karena mungkin keadaan sedang ramai mereka berhenti di tengah jalan dan membiarkan motor dan mobil melaju. Melihat mereka berhenti aku pun melajukan motorku tapi secara tiba-tiba anak yang paling kecil yang berada di posisi paling kiri berlari menyeberang. Aku yg mulai melajukan motorku kaget dan membantingkan motorku ke pinggir untuk menghindari anak itu. Akhirnya jatuh lagi lah aku untuk kesekian kalinya. Dan yang bikin aku geram anak kecil itu cuma ketawa-ketawa tanpa dosa.*hhmmnamanya juga anak kecil ya?*

Laki-laki dewasa yang bersama anak itu membantuku dan meminta maaf atas ulah anak kecil itu dan aku setengah marah,sakit plus masih dalam keadaan kaget berkata makanya pak anaknya kalau mau nyebrang dipegang donk

dari semua kejadian itu aku merenung dan mulai pikiranku melayang-layang. Kenapa ya semenjak aku memakai motor matic ini rasanya kejadian jatuh itu sering menimpaku ??????

Sengaja tanda tanyanya aku perbanyak,karena memang hatiku sedang bertanya-tanya.

Apakah karena aku tidak cocok memakai motor matic ?

Apakah aku memang terlalu ceroboh?

Apakah motor lamaku marah karena aku menjualnya ? hihihi.yang ini bener-bener mengada-ada. Apakah ini sudah saatnya aku belajar menyetir mobil?

Apakah ini pertanda aku harus pensiun dari mengendarai motor dan membiarkan anakku memakai jemputan sekolah ? ah.yang ini aku masih tidak tenang membiarkan anakku tidak dijemput langsung olehku.

Apakah.apakah.apakah.??? ada teman-teman yang tau pertanda apakah ini ????

semua kebingungan itu masih belum sirna dan aku masih berharap-harap cemas takut SIM ku dicabut oleh suami karena sampai sekarang aku belum mengendarai motor lagi hihihi*plis jangan ya pah*

Dan semua kemalanganku bertambah ketika kemarin Rafi sms dari sekolah yang isinya

“Mah gigi Rafi patah…!!”

ketika aku tanya kenapa, dia cerita sedang lari-lari di lapang sekolah dan tiba-tiba “bruuukk” nabrak tiang basket kena giginya….!!

untung bagian kepala yang lainnya gak apa-apa,hanya saja sekarang gigi Rafi di bagian depan patahnya miring padahal itu adalah gigi dewasanya.

dan aku hanya bisa bergumam…

“Rafi-rafi….tolong donk kecerobohan mamah jangan kau turunkan lah….!!”

*sambil nepok jidat*


HAVE A NICE WEEKEND FRIENDS……


TAGS


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post