Hai … I’m back
In Love 20 Comments »Hai … hai… hai …
Sahabat blogger semuanya pa kabaaar?
Udah lama banget gak menyapa
1 bulan …. 2 bulan …. atau lebih ?
Hhmm …. udah 1 tahun deng #blushing#
Hai … hai… hai …
Sahabat blogger semuanya pa kabaaar?
Udah lama banget gak menyapa
1 bulan …. 2 bulan …. atau lebih ?
Hhmm …. udah 1 tahun deng #blushing#

Kamera DSLR Nikon D50
Foto ini diambil ketika kita liburan ke Pantai Pangandaran sekitar setahun yang lalu.
Rafi terbilang cukup dekat dengan papahnya,mungkin karena sama-sama laki-laki dan papahnya termasuk type papah yang gak cerewet kayak mamahnya…..hihihi.
Liburan sekolah telah tiba,walaupun liburan kali ini dirasa sangat pendek (2 minggu) sangat berbeda jauh dengan jaman aku dulu sekolah,dimana liburan kenaikan kelas biasanya bisa mencapai 40 hari. Tapi walaupun begitu,aku sekeluarga berusaha memanfaatkan waktu untuk liburan bersama keluarga di sela-sela kesibukan papahnya Rafi.
Seperti yang sudah aku ceritakan di postinganku sebelumnya,papahnya Rafi cuti selama 4 hari plus libur sabtu-minggu jadi libur selama 6 hari,cukuplah untuk kita bisa memanfaatkan waktu bersama keluarga.
Liburan kali ini aku sekeluarga diajak oleh tetangga yang rumahnya bersebelahan dengan rumahku,mereka dengan baik hati mengajak kami sekeluarga berlibur ke kampung halaman suaminya di daerah Cikalong - Tasikmalaya. Kebetulan aku dan suami gak punya kampung halaman,selama kami menikah belum pernah merasakan sensasi mudik ke kampung halaman. Dua-duanya orang Bandung asli makanya ketika hari raya idul fitri kami bisa jadi satpam komplek dadakan.hihihi.
Hari kamis pagi sekitar jam 8 kami berangkat dari Bandung,katanya perjalanan kesana sekitar 5-6 jam melewati kota Tasikmalaya,sayangnya di kota Tasik kami terjebak kemacetan kampanye pemilihan walikota Tasik. Sekitar jam 12.30 kami berhenti dahulu untuk sholat dzuhur di daerah Sukaraja Tasik. Sambil istirahat kami duduk-duduk di sekitar mesjid yang sangat adem. Kami berencana makan siang di sekitar daerah Pamayan,tempat makan di pinggir pantai selatan dengan menu ikan laut bakar. Sebuah perjalanan panjang yang jarang kami alami,jalannya bulak-belok seperti halnya jalan-jalan lain kalau mau menuju daerah pantai.
Sekitar jam 4 sore kami sampai di tujuan,sambutan hangat menyapa kami sekeluarga. Disana hanya tinggal berdua orangtuanya saja,semua putera-puterinya tinggal di Bandung,Jakarta dan Garut. Diajak tinggal bareng putera-puterinya pun mereka gak mau katanya siapa yang akan mengurus sawah dan kebun kelapa.
Penerimaan yang ramah dan hangat membuat kami tidak canggung dan berasa memiliki keluarga baru. Datang-datang kakeknya membuatkan gawang sepakbola. Anak-anak langsung bermain bola di halaman rumahnya yang luas.
Karena anak-anak sudah gak sabar untuk bermain air,pada sore itu juga kami berjalan menyusuri sawah menuju laut yang tidak begitu jauh dari rumah. Karena sudah sore kami hanya bermain air di sekitar muara sungai.

numpang narsis yaaa……
Seminggu lebih gak update,bukannya sibuk layaknya selebriti ,tapi kalau libur sekolah kompi dibajak sama Rafi. Biasanya memang aku bisa online ketika Rafi sekolah atau Rafi main diluar,dan memble lah aku kalau liburan kayak begini,daripada berantem gara-gara rebutan kompi lebih baik ngalah aja deeeh..
Hari kamis minggu kemarin Rafi sudah dibagi raport,Alhamdulillah dia dapet ranking 2. Papahnya janji kalau ranking 1 atau 2 dikasih hadiah track hot wheels. Sebenarnya aku kurang setuju bukannya apa-apa selain harganya menurut kantong kami lumayan mahal,mainan-mainan kayak begitu lama kelamaan suka jadi sampah,apalagi kalau dia udah bosen. Tapi namanya anak kalau udah dijanjikan nagih terus,akhirnya hari minggu kemarin kita pergi ke salah satu mall dan beli track hot wheels.
Rafi memang seneng banget ngumpulin mobil hot wheels,koleksinya udah lumayan banyak. Mobil-mobilan jenis lain kurang dia sukai,setiap beli yang dia pilih pasti mobil-mobilan hot wheels.

Manusia dan Korek Api
Manusia dan korek api sama-sama berkepala
Ketika korek api sama-sama bergesekan
Ia langsung memanas atau mungkin berapi-api
Namun,ketika pikiran manusia saling bergesekan
Ia tak harus langsung memanas dan tak perlu berapi-api !
Sebab di kepala manusia ada otaknya

Kalau senyumnya ompong kayak begini gimana yaa….?
Mudah-mudahan kita semua tidak terpancing dengan yang namanya si emosi.
Karena kalau dipikir-pikir semakin kita meluapkan emosi
Semakin terkuraslah energy positif yang ada pada tubuh kita
Tapi sebaliknya.
Semakin kita bisa meredam emosi
Dan menebarkan senyuman keikhlasan
Semakin terpancar cahaya yang keluar dari dalam hati
*Edisi introspeksi diri sendiri*